 Persaingan motorsport kelas 250cc di tanah air semakin memanas sejak diluncurkannya honda CBR 250r februari 2011 silam. Honda coba menggebrak pasar 250cc yang selama ini dikuasai ninja 250r. Meski baru pertama kali meluncurkan motor berkapasitas 250cc, honda menjejalkan beragam teknologi pada CBR 250 ini. Seperti rem ABS (anti-lock Braking System), mesin injeksi, speedometer digital. Namun mampukah CBR 250r menggusur ninja 250 dari tahta penguasa kelas 250cc? Mari kita lihat perbandingan keduanya.
1. Mesin
Walaupun tampil dengan volume silinder
yang hampir sama, 249.6 cc untuk CBR 250 R dan 248.8 cc untuk Ninja 250,
konstruksi mesin sangatlah berbeda. Ninja 250 menggunakan mesin dua
silinder in line sedangkan CBR 250 R menggunakan mesin satu silinder
tunggal. Perbandingan antara diameter dan langkah sama-sama over square
yaitu 76mm x 55mm untuk CBR 250 R dan 62 mm x 41.2 mm untuk Ninja 250.
Sistem katup juga sama-sama DOHC 4 katup persilinder. Sistem bahan bakar
agak berbeda karena CBR 250 R menggunakan sistem injeksi (PGM-Fi)
sedangkan Ninja 250 masih mengandalkan dua karburator Keihin CVK30.
Perbandingan kompresi sedikit berbeda yaitu 11,6:1 untuk Ninja 250 dan
10,7:1 untuk CBR 250 R. Sistem tranmisi keduanya sama-sama manual 6
kecepatan.
Dengan perbedaan spesifikasi mesin
tersebut maka kedua motor punya sedikit perbedaan karakteristik. Ninja
250 akan lebih punya daya maksimum yang lebih besar dari CBR 250 R
karena mesin dengan silinder ganda punya kemampuan yang lebih pada rpm
tinggi. CBR 250 R yang mempunyai silinder tunggal mempunyai torsi yang
lebih baik di putaran rendah. Ninja 250 mempunyai daya maksimum sebesar
33 ps@8500rpm sedangkan CBR 250 R hanya 26.2 PS @8500rpm. Akan tetapi
CBR 250 tampil dengan torsi yang lebih tinggi pada rpm rendah yaitu
22.9 N m @7000rpm sedangkan Ninja 250 22 N-M@82000rpm. Di beberapa
sumber di internet menyebutkan bahwa hasil test akselerasi jarak pendek
dimenangkan oleh CBR 250 R sedangkan kecepatan maksimum dimenangkan oleh
Ninja 250.
CBR 250 R akan lebih menguntungkan
digunakan pada pengendaran yang sifatnya stop and go sedangkan Ninja 250
akan lebih dominan pada trek lurus. Secara teoritis CBR 250 R akan
lebih irit bahan bakar jika digunakan di dalam kota.
2. Rangka
Kedua motor tampil dengan tipe rangka
yang hampir sama. Ninja 250 menggunakan sistem pengereman yang
konvensional sedangkan CBR 250 R ada dua pilihan yaitu konvensional dan
ABS. Kedua motor mempunyai ukuran ban depan yang sama yaitu 110/70-17
sedangkan ban belakang CBR 250 R mempunyai ukuran yang lebih besar dari
pada Ninja 250 (CBR 250 R 140/70-17, Ninja 250 130/70-17). Suspensi
depan kedua motor menggunakan teleskopik 37mm. Suspensi belakang CBR 250
menggunakan Pro-link monoshock sedangkan Ninja 250 menggunakan
Uni-trak.
Keduanya cenderung seimbang, kecuali
sistem pengereman pada CBR 250 R yang tipe ABS. Penggunaan ban belakang
dengan ukuran yang lebih besar menjadikan CBR 250 R menjadi lebih mantap
di tikungan.
3. Tampilan
Bagus tidaknya tampilan sebenarnya
merupakan sesuatu yang sangat subyektif. Akan tetapi walaupun keduanya
sama sama full fairing, CBR 250 R tampil lebih futuristik dari pada
Ninja 250. Desain fairing dari CBR 250 R kelihatan lebih komplek dan
lebih modern. CBR 250 R sebenarnya sangatlah mirip dengan saudara tuanya
yaitu Honda VFR 1200 mulai dari desain lampu depan, fairing sampai
knalpot dengan gaya midship muffler-nya. Bagaimana pendapat Anda
mengenai perbandingan tampilan dari keduanya?
4. Layanan Purnajual
Banyaknya AHASS yang tersebar di seluruh
pelosok Indonesia merupakan salah satu alasan untuk menyatakan bahwa
layana purnajual dari CBR 250 R lebih baik dari Ninja 250. Ketersediaan
dari spare part juga akan lebih baik karena CBR 250 R telah didukung
oleh jaringan H3 dari Honda yang tersebar di seluruh tanah air.
5. Harga
Sebelum diluncurkan banyak yang mengira
kalau harga CBR 250 R jauh lebih mahal dari Ninja 250. Dari informasi
saat peluncuran CBR 250 R akan dujual Rp39,9 juta untuk varian tanpa rem
ABS dan Rp46,5 juta dengan ABS on the road di Jakarta. Jika Ninja 250
dijual pada kisaran harga Rp46 juta bagaimanakah pendapat Anda? Pilih
CBR 250 R ataukan Ninja 250?
Dari beberapa perbandingan diatas dapat
disimpulkan jika kedunya merupakan saingan yang seru di kelas 250cc.
Apalagi dalam peluncuran AHM mematok target penjualan 10.000 unit pada
tahun ini! Sangatlah seru persaingannya.
|